Untuk melakukan budidaya belimbing manis
ada beberapa tahapan yang harus dilakukan supaya mendapatkan hasil
yang maksimal, tahapan-tahapan itu aialah: pengolahan tanah, penyiapan
bibit, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemangkasan cabang, pembungaan
dan kerontokan, dan penjarangan buah.
Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah merupakan langkah awasl sebelum melakukan
tahapan-tahapan yang lainnya, hal ini dimaksudkan supaya lahan lebih
gembur, membersihkan gulma, dan memper baiki aerasi tanah supaya lebih
subur.
Tanah diolah dengan dicangkul atau dibajak oleh alat tradisional maupun
memakai mesin traktor. Setelah pembajakan dibuat lubang tanam berukuran
60 cm x 60 cm x 50 cm. jarak antara lubang 5 m x 6 m, dan buat selokan
dari sisa lahan.
Memisahkan tanah galian lapisan atas dengan lapisan bawah setebal 25-30
cm. tiap lubang diisi pupuk kompos yang sudah matang sebanyak 40 kg.
campur pupuk dengan tanah lapisan bawah yang ada di pinggir lubang.
Biarkan lubang tanam selama 1-3 minggu.
Penyiapan Bibit
Bibit diusahan berasal dari varietas unggul, bibit yang akan di tanam
merupakan hasil dari perbanyakan secara vegetative, misalnya dengan
okulasi dan sambung pucuk, mulus, tidak cacat dan tidak bercampur dengan
varietas lain, dan tentunya harus bebas dari penyakit.
Varietas unggul memiliki ciri seperi, buahnya bermutu tinggi, manis
rasanya, produksinya tinggi, mampu beradaptasi di lokasi baru, tahan
stress dan tahan terhadap penyakit.